Analisis Perlakuan Pajak Penghasilan atas Penghapusbukuan Piutang Tak Tertagih (Studi Kasus: PT Bank Negara Indonesia Tbk)

  • Aldi Prima
Keywords: hapus buku, pajak penghasilan, piutang tak tertagih

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan dasar
argumentasi Direktorat Jenderal Pajak bahwa piutang tak tertagih pada PT
BNI, Tbk tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto serta mengetahui
upaya-upaya yang dilakukan PT BNI, Tbk dalam menghadapi perbedaan
pendapat dengan pihak DJP mengenai perlakuan perpajakan atas piutang tak
tertagih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
analisis deskriptif. Data diperoleh dengan wawancara secara mendalam.
Berdasarkan peraturan-peraturan perpajakan yang berlaku saat ini dapat ditarik
kesimpulan bahwa piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih atau yang
telah dihapusbukukan oleh BNI dapat dibiayakan sepanjang Piutang tersebut
berasal dari transaksi bisnis wajar sesuai dengan usaha perbankan dan Bank
telah melakukan upaya penagihan yang maksimal atau terakhir

Published
2021-03-25